SEJARAH DESA
SEJARAH SINGKAT
Sejarah adalah merupakan serentetan
peristiwa pada jaman lampau, jaman sekarang dan masa yang akan datang, yang
benar benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya baik berupa benda-benda,
prasasti, babad dan bukti lainnya yang mendukung. Demikian juga dengan
keberadaan berdirinya Desa Selamanik sangat sulit dibuktikan untuk
pengungkapannya karena keterbatasannya alat bukti yang mendukung.
Mungkin sangat sulit untuk di uraikan
disini mengenai latar belakang atau asal-usul nama Selamanik, mengingat tidak
adanya sumber yang pasti untuk dijadikan pedoman dalam penulisan sejarah
ringkas Desa Selamanik ini.
Namun walaupun demikian atas hasil
pendekatan kepada yang tahu atau yang memberikan penjelasan, yakni beberapa penglingsir
(orang-orang tua) yang masih ada.
Secara administratif Desa Selamanik
terdiri dari Tiga Dusun yaitu 1. Dusun Cikananga, 2. Dusun Selacai, 3. Dusun
Cikembang, dapat kami uraikan Sejarah Desa Selamanik secara singkat berikut
ini.
a. Sebelum
Pemekaran
Sebelum
tahun 1982 Desa Selamanik merupakan bagian dari Desa Selacai Kecamatan Cipaku
Kabupaten Ciamis, bahkan nama Selamanikpun belum ada pada saat itu, pada saat
masih bagian kewilayahan Desa Selacai Selamanik yang dikenal pada saat ini
hanya wilayah Dusun yang terbagi tiga Dusun yaitu Dusun Cikananga, Dusun
selacai dan Dusun Cikembang.
Jauh sebelum
terjadi pemekaran Desa pada tahun 1982, nama Desa Selacaipun belum ada, karena
Desa Selacai merupakan Desa hasil penggabungan dari dua Desa yaitu Desa Cikembang
dengan Desa Ciheras, yang digabungkan pada tahun 1905, sebelum terjadi
penggabungan pada tahun tersebut Desa Selamanik yang kita kenal saat ini Adalah
Desa Ciheras yang berdiri sejak Tahun 1800 yang dipimpin oleh ARSA WIJAYA
dengan masa kepemimpinan 1800-1840. Masa Desa Ciheras berdiri sejak tahun 1800
sampai dengan tahun 1905, yang kemudian digabungkan dengan Desa Cikembang dan
berubah nama menjadi Desa Selacai dari hasil penggabungan tersebut.
b. Pemekaran
Desa
Pada Tahun
1982 Desa Selacai dilakukan pemekaran kembali menjadi dua Desa yaitu :
1.
Desa Selacai
2.
Desa Ciheras
Penamaan Desa Ciheras pada saat dilakukan
pemekaran mengacu pada nama Desa Semula sebelum penggabungan pada tahun 1905.
Adapun dari
hasil pemekaran Desa tersebut berdirilah Desa Ciheras yang disahkan dengan
Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Ciamis Nomor
05/Pm.024.1.022.1/SK/1982 Tanggal 31 Juli 1982 Perihal Penetapan Pengesahan
Desa Hasil Pemekaran dan Pengangkatan Pejabat Sementara Kepala Desa dari Hasil
Pemekaran di Kabupaten Daerah Tingkat II Ciamis.
Pada saat setelah Pemekaran Desa, Desa Ciheras tidak
memiliki Bangunan Kantor Desa sebagaimana layknya Desa Selacai, Desa Ciheras
hanya diberi sarana gedung kantor dengan menempati Bale Dusun Selacai yang
digunakan sampai saat ini, kemudian para sesepuh, Tokoh dan perangkat
berinisiatif untuk menambah bangunan kantor Desa, dengan cara membeli secara
swadaya, adapun bangunan yang dibeli secara swadaya dimaksud adalah bangunan
Rumah yang berdekatan langsung dengan Bale Dusun, yaitu bangunan Rumah milik
Bapak Paraja Yang sampai saat ini digunakan Ruang kerja Kepala Desa dan
Perangkat Desa , maka sejak saat itu Desa Ciheras dianggap memiliki bangunan
kantor sendiri, kenyataannya masih menumpang di bale Dusun selacai.
Nama Ciheras
yang diwariskan pada saat pemekaran hanya bertahan selama kurang lebih 1 (satu)
tahun, tepatnya pada tanggal 27 September 1983 diajukan perubahan nama Desa
yang semula Ciheras diajukan perubahan menjadi Selamanik.maka berdasarkan
pengajuan tersebut Nama Selamanikpun ditetapkan sesuai Keputusan Gubernur
Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat Nomor 140/SK.2111-Pem.Des/83 tentang
Perubahan Nama Nama Desa di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Ciamis dan
Lebak pada Tanggal 30 Nopember 1983 maka sejak itulah Nama desa yang semula
memiliki Nama Ciheras diganti dengan Nama Selamanik yang sampai saat ini kita
kenal.
a. Penamaan
Desa dan Mitos yang berkembang
Pemberian
nama Selamanik bukan tanpa alasan para sesepuh dan tokoh pada saat itu member
nama Selamanik berdasarkan pada letak Gedung Kantor Desa yang berdiri diantara
Pohon Asem dan Gunung kecil yang memiliki nama gunung manik maka dipandang
tepat pemberian nama Selamanik tersebut, menurut nama Daerah (Sunda) SELA berarti diantara sedangkan MANIK
diambil dari nama gunung kecil yang ada pada saat itu serta adanya Cupu manik
yang terletak di Cilombang yang sampai saat ini tempat dan lokasi tersebut
masih ada meskipun dalam kondisi yang kurang terawat serta kurangnya perhatian
pemerintah, padahal curug Cilombang tersebut memiliki peran penting dalam
pemberian nama SELAMANIK, artinya bagi warga Desa Selamanik Curug Cilombang,
Cupu Manik, serta 2 (dua) buah Batu satu Jodoh (batu jantan dan batu betina)
merupakan bukti otentik adanya Desa Selamanik.
Letak Pohon
asem yang berdiri kokoh pada saat itu tepat di depan sebelah timur bale dusun
atau saat ini tepat di depan ruang Kepala Desa, sedangkan Gunung Manik berada
tepat di depan sebelah barat bale Dusun Selacai atau saat ini kita kenal
menjadi bangunan Mesjid Jami at-taqwa, dahulu kala di dekat gunung manik
tepatnya sebelah selatan gunung manik ada sebuah kolam (bak pemandian) tempat
mandi para puteri dan keluarga besar raden atau dikenal dengan sebutan
NGABUNGBANG, sedangkan tepat di sebelah timur gunung manic bertengger tegak
lurus batu penunjuk waktu, yang saat itu digunakan untuk menentukan datangnya
waktu sholat. Lokasi Cupu Manik sebagaimana dijelaskan diatas, bahwa Cupu Manik
berada di Curug Cilombang, yang dilindungi dengan Pohon Beringin yang kokoh dan
rindang bahkan terjaga sampai saat ini, akan tetapi sayangnya lokasi tersebut
tidak dirawat, bahkan disalahgunakan sebagai tempat pembuangan sampah
masyarakat. Secara mistis Cupu tersebut didiami oleh seorang putri yang bernama
Nyi Mayang Cinde, Putri tersebut sampai saat ini memiliki peran dalam setiap
penyelenggaraan kegiatan di Desa Selamanik baik secara sosial, Budaya maupun
kegiatan lainnya, sehingga secara sosial budaya masyarakat Desa Selamanik
setiap akan menyelenggarakan kegiatan yang bersifat Rame-rame selalu diawali
dengan suatu ritual dengan sesaji yang lengkap dengan tidak meninggalkan salah
satu kesukaan putrid Nyi Mayang Cinde yaitu Lagu/Kawih/Kidung Dengkleung dan
Papalayon, diteruskan dengan lagu/kawih/kidung Bangbung Hideung, wangsit Siliwangi
sebagai persembahan bagi karuhun Gunung sawal, karena Desa Selamanik tepat
berada di kaki Gunung Sawal.
b. Silsilah
Kepala Desa dari masa ke masa
1)
Desa
Cikembang
NAMA
|
JABATAN
|
MASA JABATAN
|
ARSA DISASTRA
|
1800-1820
|
|
WIRA MANGGALA
|
1820-1830
|
|
ASTA PRAJA
|
1830-1840
|
|
WILA PRAJA
|
1840-1860
|
|
JAYA DIREJA
|
1860-1885
|
|
WILA REJA
|
1885-1895
|
|
MUTASAN
|
1895-1905
|
2)
Desa Ciheras
NAMA
|
JABATAN
|
MASA JABATAN
|
ARSA WIJAYA
|
1800-1840
|
|
WIRA WIGUNA
|
1840-1853
|
|
ASTA REJA
|
1853-1880
|
|
ASTA WINATA
|
1880-1904
|
|
WINTA REJA
|
1904-1905
|
3)
Desa Selacai
NAMA
|
JABATAN
|
MASA JABATAN
|
WINTA REJA
|
1905-1934
|
|
A MARJA
|
1934-1951
|
|
S SOBANDI
|
1951-1968
|
|
E RUSMANA
|
1968-1980
|
|
KARNA SUPRIATNA
|
1980-1991
|
4)
Desa Ciheras
Setelah Pemekaran pada Tahun 1982 atau tepatnya
tanggal 2 Juli 1982 Desa Ciheras dipimpin oleh PJS (Penjabat Sementara) oleh
Juru Tulis II yaitu E.ROHENDI dengan masa Jabatan sampai dengan dilaksanakannya
Pemilihan Kepala Desa Pertama yang diselenggarakan di Desa Ciheras.
NAMA
|
JABATAN
|
MASA JABATAN
|
E ROHENDI
|
PJS
|
1982-1984
|
5)
Desa
Selamanik
Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa perubahan nama
Desa yang semula Ciheras menjadi Selamanik ditetapkan pada tanggal 30 Nopember
1983 dan masih dipimpin oleh PJS E ROHENDI.
Pada Tahun 1984 tepatnya pada tanggal 1984
diadakan pemilihan kepala Desa Pertama di Desa Selamanik, adapun silsilah
Kepala dan PJS Kepala Desa Selamanik :
NAMA
|
JABATAN
|
MASA JABATAN
|
HAMID NURYADI
|
DEPINITIF
|
1984-1995
|
SUMITRA
|
DEPINITIF
|
1995-1998
|
U RUKMANA
|
PJS
|
1998-2003
|
ENCENG GOPAR
|
DEPINITIF
|
2003-2008
|
U RUKMANA
|
PJS
|
2008-2009
|
DEDE YAHDI
|
PJS
|
2009-2010
|
UHEN SUHENDI
|
PJS
|
2010
|
DEDE YAHDI
|
DEPINITIF
|
2010-2016
|
DODI HERDIAWAN
|
DEPINITIF
|
2016-2022
|
Sangatlah jelas dari sejarah tersebut diatas bahwa
diantara masyarakat Desa Selacai dengan Desa Selamanik saat ini memiliki
jalinan persaudaraan yang kuat, bahkan masih menyisakan keturunan-keturunan
dari keluarga dan kerabat. Meskipun ada beberapa catatan sejarah yang kurang
baik pada saat dan setelah pemekaran Desa pada tahun 1982, sebagai bahan
pertimbangan untuk generasi penerus dan pewaris Selamanik kedepan bahwa Dahulu
kala adanya cerita tentang pembodohan kepada masyarakat Desa Ciheras atau
Selamanik saat ini. Semoga hal itu tidak pernah terjadi dikemudian hari karena
catatan tersebut hanyalah kutipan sejarah dan bukan sebagai bahan cerminan
dimasa yang akan datang. Akan tetapi dari kejadian tersebut kita perlu
mengetahui bahwa perjalanan Politik dan Cinta benar telah ada sejak sebelum
kita mengenal Selamanik dimasa modern saat ini.
Komentar
Posting Komentar